Habis Gelap Terbitlah Terang

Comes The Brightest Day

Alex Segura, melalui The Source, sebuah blog resmi DC Comics, bersama dengan Dan Didio, berbicara mengenai Brightest Day, sebuah event baru yang akan dimulai bulan April 2010, setelah event Blackest Night selesai. Didio mengatakan bahwa serial ini akan dimulai dari Brightest Day #0 dan merupakan serial 2 mingguan.

Dua orang penulis dibalik sukses Green Lantern dan Green Lantern Corps, Geoff Johns dan Peter Tomasi dipercaya untuk menggarap Brightest Day ini. Sementara untuk artist, sampai berita ini diturunkan hanya 2 orang yang disebutkan oleh Didio, Fernando Pasarin dan David Finch (yang baru saja di kontrak secara ekslusif oleh DC). Pasarin akan menggarap art untuk Brightest Day #0. Sementara Finch disebutkan akan menggarap cover regular Brightest Day. Didio berjanji akan memberikan informasi kembali mengenai siapa saja artist yang akan terlibat di dalam proyek ini.

Justice League: Generation Lost

Justice League: Generation Lost oleh Tony Harris

Melalui Blog-nya, The Source, DC mengumumkan bahwa Keith Giffen dan Judd Winnick akan menulis Justice League: Generation Lost, yang terdiri dari 26 issues dan dirilis 2 minggu sekali. Serial tersebut akan menampilkan karakter klasik Justice League yang juga pernah dikerjakan oleh Giffen di tahun 1980-an.

Kepada Newsarama, kedua penulis tersebut mengatakan alasan J.M. DeMatteis yang pernah juga bekerja dengan Giffen di Justice League International (JLI) tidak bergabung bersamanya dalam proyek ini. DeMatteis dan Giffen, bersama-sama dengan Chris Batista, sedang mengerjakan Booster Gold, itulah sebabnya  dia tidak bergabung untuk proyek ini.

Masih menurut Giffen, serial Justice League: Generation Lost akan menampilkan Captain Atom, Booster Gold, Blue Beetle, Fire, Ice dan Rocket Red.

Bruce Wayne Akan Kembali Mulai April 2010

Detektif terhebat di dunia DC saat ini menghadapi dengan misteri yang cukup berat. Hilang dalam sebuah ‘timestream’, diyakini mati oleh teman-teman dan musuhnya, Bruce Wayne harus menggunakan setiap intelijen yang ia miliki, setiap kekuatan untuk mencari jalan kembali ke kota dan keluarga yang ia tinggalkan.

Terkena sinar Omega yang misterius saat berhadapan dengan Darkseid di Final Crisis, Bruce Wayne harus kembali memerangi gelombang waktu untuk merebut kembali kehidupannya, kota dan juga jubah Batman-nya.

Grant Morisson kembali dipercaya untuk menulis kisah Bruce Wayne bersama beberapa artist, salah satunya adalah Chris Sprouse, yang akan menangani isu pertama Batman: The Return of Bruce Wayne #1 (dari 6), yang akan mulai dirilis oleh DC pada bulan April 2010

The War of Supermen Mulai 2010

War of The Superman #0

Superman meninggalkan bumi dan menyerahkannya pada Nightwing, Flamebird, Senin-El dan Guardian. Ketegangan antara bumi dan New Krypton memuncak. Dan Didio beberapa kali mengatakan bahwa tahun 2010 akan menjadi tahun yang besar bagi Superman, tapi dia tidak mengungkapkan semuanya. J.G. Jones akan mengerjakan gambar untuk War of The Superman #0 yang akan dirilis pada Free Comic Book Day tanggal 1 Mei 2010 yang pastinya akan mengubah status Superman. Selain itu penulis James Robinson dan Eddy Barrows pun akan terlibat di dalamnya.

Kembalinya Manusia Supercepat

Cover Flash Rebirth #1 oleh Ethan Van Sciver

Cover Flash Rebirth #1 oleh Ethan Van Sciver

Dipublikasikan pertama kali di harian Koran Tempo, suplemen Ruang Baca, 29 November 2009. Ditulis oleh Surjorimba Suroto.

Jika selama ini Anda membayangkan seandainya punya cukup waktu untuk melakukan segalanya dalam hidup, inilah kisah tentang seseorang yang memiliki semua waktu yang dibutuhkan.

Manusia tercepat di dunia telah kembali, setelah dinyatakan hilang selama 20 tahun lebih. Mereka pembaca komik The Flash berduka cita ketika Barry Allen menjadi korban ketika dunia kacau balau saat Crisis On Infinite Earths (1985) berlangsung. Ia tersedot ke alam tanpa dimensi waktu dan tak mampu kembali. Pengorbanannya membuat dunia kembali normal sedia kala. Dunia berduka, baik kawan maupun lawan. Nama dan kostum kebesaran The Flash sejak itu diusung oleh Wally West, keponakannya yang juga mampu bergerak cepat.

Namun apakah semua sahabat, keluarga, dan lawan gembira dengan kembalinya sang legenda?

The Flash merupakan salah satu tokoh komik era klasik (golden age) yang diperbarui ketika penerbit DC Comics meregenerasi tokoh-tokohnya. Saat itu beberapa penerbit komik terkenal di Amerika merger dalam naungan penerbit baru, DC Comics. Tokoh-tokoh bawaan para penerbit lama, seperti Superman, Batman, Wonder Woman, dan lainnya menjadi andalan DC Comics dan karakternya tetap dilanjutkan. Namun ada beberapa tokoh komik yang diperbaharui, meski tetap memakai nama yang sama. Beberapa karakter dari penerbit lama yang diperbarui diantaranya Green Lantern, Hawkman, Sandman, Black Canary dan The Flash.

Apa yang diperbarui? Desain kostum menjadi lebih modern, identitas baru, latar belakang karakter baru, musuh baru, hingga dunia petualangan baru. Singkatnya, sebuah universe baru. The Flash era klasik lebih menyerupai dewa mitologi Yunani Hermes (atau Mercury dalam mitologi Romawi) abad 20, lengkap dengan topi baja dengan sayap di kedua sisinya. Mirip patung Hermes di jembatan Harmoni, Jakarta. The Flash era klasik yang diciptakan Gardner Fox (1940) jelas-jelas terinspirasi Hermes dan tidak sepenuhnya orisinil, lengkap dengan kesaktiannya. Identitas asli The Flash saat itu adalah Jay Garrick.

Saat The Flash (Barry Allen) pertama muncul tahun 1956 ia tidak langsung populer. Baru beberapa tahun setelahnya ia mampu menempati posisi penting dalam jagad DC Comics, dan memiliki fans fanatik. Barry Allen lebih dekat ke fiksi ilmiah dibanding para pendahulunya yang nyaris berangkat dari mistik atau mitos (kecuali Batman dan Superman). Ia tersimbah aneka cairan kimia, yang terkena hujaman petir, saat sedang bekerja di laboratorium. Berbagai cairan kimia mengandung listrik dari petir inilah yang memberikan Allen kecepatan luar biasa.

The Flash adalah ikon simbol kebenaran murni, karena ia tidak melihat dunia secara abu-abu. Murni hitam dan putih. Alasan inilah yang membuat DC Comics dan Geoff Johns (sang penanggung jawab kembalinya Allen) memutuskan The Flash harus kembali ke dunia nyata, karena ia memandang dunia secara berbeda dibanding para pahlawan lainnya. Dunia sudah berubah dan semakin parah usai miniseri Identity Crisis. Dalam kesehariannya Barry Allen adalah seorang ilmuwan peneliti pada S.T.A.R. Labs, yang sering bekerja sama dengan kepolisian.

Dengan perkembangan dan berbagai inovasi dalam jalinan cerita komik selama, katakanlah, 20 tahun terakhir, terdapat beberapa kekhawatiran dan bukan kegembiraan dengan kembalinya Barry Allen. Dalam wawancaranya bersama io9, Geoff Johns menanggapinya dengan,”Ketika Barry gugur dalam Crisis on Infinite Earths (1985), ia tidak beda jauh dengan karakter lainnya yang belum ‘disuntik’ dengan kepribadian dalam karakter. Bagaimana kini ia memandang rekan-rekannya yang sudah ‘memiliki’ kepribadian?”

Banyak yang berpendapat Barry Allen sebaiknya tetap dikenang sebagai seorang pahlawan legendaris yang mengorbankan nyawanya secara heroik, dibanding menghidupkannya dan kelak mencemari nilai kepahlawanannya.

Allen kini melihat dunia yang asing. Dunia yang tak dikenalinya setelah lebih dari 20 tahun. Bukankah ia akan kebingungan, bimbang, dan meragukan keberadaan dirinya di tengah-tengah kawan dan lawan? Dalam episode awal The Flash: Rebirth pun ia mengalami guncangan jiwa, karena selama dua dekade tersesat di alam tanpa batas. Wira Yulianto, yang rutin mengikuti perkembangan DC Comics, berpendapat,”Dalam sebuah dialog dengan Green Lantern (Hal Jordan) di miniseri Blackest Night #1, Barry terkejut ketika mengetahui begitu banyak temannya tewas akibat kejahatan yang semakin mengganas selama dia tidak ada, diantaranya Batman. Disitu kita bisa melihat kesedihan Barry Allen, sementara dia menghilang, banyak temannya sudah tiada dan Hal Jordan pun tidak bisa berkata ketika Barry dengan sedih bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi dan mengapa.”

Kembalinya Allen juga membuat keberadaan speed force dipertanyakan. Speed force adalah energi lintas-dimensi, yang definisinya tidak terlalu jelas, dan menjadi sumber kekuatan mayoritas para tokoh super cepat. Speed force juga terlihat sebagai suatu ruang dimana para pelari cepat bisa melintas menyeberangi dimensi dan batas waktu. Mereka yang kekuatannya bersumber darinya akan bergantung padanya, termasuk ketika meninggal dunia. Jiwanya akan bergabung dengan speed force. The Flash bahkan dapat menyembuhkan luka dengan mempercepat proses penyembuhan tanpa mempercepat penuaan. Speed force menarik untuk dikembangkan, selayaknya ilmu sains inovatif lainnya dalam dunia film Star Trek.

Tidak hanya speed force, posisi Wally West (keponakan Allen) yang mengambil mantel The Flash usai Allen gugur juga dipertanyakan. Pembaca menganggap Wally berhasil meninggalkan bayang-bayangnya semasa menjadi Kid Flash, sidekick Allen, serta bayang-bayang pamannya di samping para pahlawan seangkatan Allen. Jika Allen kembali sebagai The Flash, lalu akan kemana Wally? Akankah ia kembali menjadi ‘pembantu’ Allen, sebagaimana dulu Dick Grayson menolak mantel Robin? “Robin akan selalu berada di belakang Batman, dan aku ingin mandiri,” saat Grayson menanggalkan kostumnya dalam serial The New Teen Titans (1984).

Geoff Johns juga lebih optimis jika The Flash diadaptasi ke layar lebar dibanding para superhero lainnya. “Kali ini ia lebih relevan dibanding saat ia aktif 20 tahun yang lalu. Bahkan hingga identitasnya tanpa kostum. Bukan karena kini ada serial televisi semacam C.S.I., namun teknologi dan dunia sudah demikian maju. Para kriminal kini bisa tertangkap karena identitas D.N.A. Barry tak mengenal D.N.A. saat ia aktif, karena saat itu belum populer,” ungkapnya.

Mari kita saksikan kembalinya manusia yang mampu berlari mengelilingi bumi sebanyak tiga kali dalam satu detik.

Marvel Untuk Bulan Februari 2010

Marvel sudah mengeluarkan list untuk item-item yang akan mereka rilis mulai bulan Februari 2010, diantaranya adalah: Siege #2, Siege Embeded #2, New Avengers #62, Dark Avengers #14, Dark Wolverine #83, Thor #607, Avengers The Initiative #33, Thunderbolts #141, Ultimate Comics X #1, Amazing Spider-Man #620-622, Web of Spider-Man #5, Captain America #603, Invincible Iron Man #23, Mighty Avengers #34, Astonishing X-Men #34, Uncanny X-Men #521, Nation X #3, X-Force #24, X-Men Legacy #233, X-Men Pixie Strikes Back #1, X-Factor #202, X-Men Forever #17-18, Invincible Iron Man Vol. 1 HC, Iron Man Extremis HC, Ultimate Comics Iron Man Ultimate Collection TP, Black Widow Deadly Origin Premiere HC, X-Force Vol. 1 HC, New Avengers Vol. 12 Power Loss Premiere HC, Dark Avengers Vol. 2 Molecule Man Premiere HC, Incredible Hulk Vol. 1 Son of Banner Premiere HC, Hulk Vol. 4 Hulk vs. X-Force Premiere HC, X-Men Legacy Emplate Premiere HC, Ghost Riders Heaven’s On Fire TP, Spider-Man Complete Clone Saga Epic Book 1 TP, Wolverine Dark Wolverine The Prince TP, Hulk Vol. 3 Hulk No More TP, Deadpool & Cable Ultimate Collection Book 1 TP, New Avengers The Reunion TP, House of M Masters of Evil TP, War Machine Vol. 2 Dark Reign TP, Spider-Man American Son TP, dan Spider-Man Anti Venom TP.

Justice League Menghadapi Blackest Night

Blackest Night semakin membuat gelap langit yang berada di atas Justice League of America. Di mulai dari Justice League of America #39, mereka akan kembali menghadapi Dr. Light yang sudah menjadi mayat hidup dengan memakai cincin hitam.

DC Untuk Bulan Februari 2010

DC sudah mengeluarkan list untuk item-item yang akan mereka rilis mulai bulan Februari 2010, diantaranya adalah: Blackest Night #7, Green Lantern #51, Green Lantern Corps #45, Blackest Night Flash #3, Blackest Night JSA #3, Blackest Night Wonder Woman #3, Adventure Comics Starring Black Lantern Superboy #7, Black Lantern Green Arrow #30, Batman and Robin #8-9, Batman #696, Detective Comics #862, Outsiders #27, Superman #697, Action Comics #886, Supergirl #50, Justice Society of America #36, Justice Society of America Annual #1, JSA All Stars #3, Justice League of America #42, Justice League Cry for Justice #7, Teen Titans #80, Titans #22, Wonder Woman #41, Batman and Robin Deluxe Edition Vol. 1 Batman Reborn HC, Batman Heart of Hush TP, The Flash Rebirth HC, Gotham City Sirens Union HC, The Last Day of Animal Man TP, Final Crisis Aftermath Ink TP, Final Crisis Escape TP, Oracle The Cure TP, Superman Brainiac TP, Wednesday Comics HC dan Wonder Woman Ends of The Earth TP.

Kejutan-Kejutan Blackest Night

Pertama kali dipublikasikan di Koran Tempo, suplemen Ruang Baca edisi Oktober 2009, 25 Oktober 2009. Ditulis oleh Surjorimba Suroto.

“In brightest day, in blackest night, No evil shall escape my sight. Let those who worship evil’s might. Beware my power… Green Lantern’s light!”

Cover Blackest Night #2 oleh Ivan Reis

Cover Blackest Night #2 oleh Ivan Reis

Tidak habisnya penerbit DC Comics mengguncang industri komik. Dalam setahun terakhir pembaca sudah dipusingkan dengan hadirnya Damian, putra Batman dan Talia (putri Ra’s As Ghul, musuh bebuyutan Batman). Lalu Batman dinyatakan tewas dan terjadi kekacauan di Gotham City. Barry Allen kembali menjadi Flash setelah lebih dari 20 tahun menghilang. Kini pembaca menantikan gebrakan apa lagi yang disodorkan salah satu penerbit komik terkemuka Amerika ini.

Green Lantern (Hal Jordan) dan Flash (Barry Allen), didampingi Alfred, pelayan setia Bruce Wayne, berdiri di samping makam Batman. Mereka mendapati tengkorak Bruce Wayne, alias Batman, hilang dicuri. Tak lama berselang banyak kawan dan lawan, yang sudah meninggal dunia, bangkit dari kubur. Semuanya mengenakan cincin berwarna hitam dan melakukan pengrusakan di bumi dan jagat raya. Mampukah Green Lantern, dengan cincin hijau andalannya, bersama seluruh kawannya menghentikan serbuan para Black Lantern di seluruh pelosok semesta?

Jika cincin berwarna hitam masih belum cukup merepotkan, Green Lantern Corps (pasukan berkekuatan cincin hijau) juga harus berhadapan dengan para “pemegang” cincin lainnya yang berwarna kuning, merah, jingga, biru, indigo, dan ungu. Masing-masing memiliki karakter tersendiri dan pasukan yang setanding dengan Green Lantern Corps.

Blackest Night adalah serial miniseri komik terbaru dari DC Comics, yang dalam 5-7 tahun terakhir menyajikan banyak cerita komik fenomenal dan mengubah wajah raksasa penerbit komik ini selamanya. Jika 20-30 tahun lampau cerita komik umumnya sederhana dan mudah dipahami, kini pembaca butuh kerja keras untuk menikmati dan memahami isi komik. Blackest Night juga merupakan bagian terakhir dari trilogi Green Lantern: Rebirth, dan Sinestro Corps War.

Mungkin Anda masih ingat miniseri Identity Crisis, tujuh buku yang menggemparkan itu? Terungkap persekongkolan Green Arrow, Hawkman, Zatanna, dan rekan-rekan Justice League of America, yang mengubah karakter penjahat keji Doctor Light menjadi konyol. Mereka bahkan menghapus ingatan Batman yang tak setuju dengan tindakan amoral itu. Insiden ini memicu perpecahan di antara mereka dan jalinan cerita akbar berlanjut hingga “bangkitnya” Hal Jordan dan Barry Allen dari kubur. Kompleksitas ceritanya pantas dijadikan standar cerita komik masa depan. Pembaca setia komik terbitan DC Comics pasti setuju dengan pernyataan ini.

Konsep cincin banyak warna adalah inovasi terbaru. Geoff Johns, pemrakarsa dan penulis utama serial Green Lantern, mengungkapkan dalam suatu wawancara, “Tema serial ini adalah emosi. Bercerita tentang konflik emosi, perubahan emosi, dan menghadapi emosi. Apa arti sebenarnya dari emosi.”

Ia menciptakan tujuh warna emosi (diadaptasi dari warna pelangi) yang masing-masing merepresentasikan karakternya: merah (amarah), jingga (serakah), kuning (takut), hijau (tekad), biru (harapan), indigo (empati), dan ungu (cinta). Ketujuh warna ini didistribusikan kepada kelompok penganutnya, yang masing-masing mengenakan cincin kekuatan sesuai warna. Unik, memang, karena ketujuh warna itu merefleksikan sifat dasar manusia. Bagaimana pemakainya memanfaatkan, akan menentukan hasil yang positif dan negatif.

Coba renungkan apakah amarah dan takut selalu bersifat negatif? Apakah harapan dan cinta selalu bersifat positif? Sepintas tampaknya begitu. Namun ketujuh emosi memiliki posisi yang setanding. Kecondongan positif ataupun negatif sangat tergantung manusianya. Cinta dapat mencelakakan diri, dan amarah dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Lalu bagaimana dengan cincin berwarna hitam? Dari warnanya sudah bisa ditebak karakternya: kematian. Sepak terjang cincin hitam ini sudah mulai melanda jagat raya DC Comics. Dikendalikan oleh sebuah Black Power Battery (semacam lampu petromaks yang mengisi ulang tenaga cincin, serupa dengan cincin hijau Green Lantern yang harus diisi ulang oleh Green Power Battery), cincin-cincin hitam ini berkelana membunuh para pahlawan dan penjahat, lalu menghidupkannya kembali sebagai zombie. Mereka yang sudah terkubur bertahun-tahun juga dihidupkan kembali. Semua itu dikendalikan oleh kekuatan yang sama.

Lantas apa tujuan para Black Lanterns ini? Sejauh ini belum terungkap, namun karakternya yang mematikan emosi dapat dipastikan akan berusaha untuk merusak (bahkan membunuh) ketujuh emosi lainnya. Padahal ketujuh kelompok pemakai cincin emosi tidak semuanya berjuang di pihak yang benar. Tampaknya cincin hitam akan menyapu ludes cincin warna yang lain. Tak peduli mereka berada di pihak mana.

Wira Yulianto, pecinta komik dan pengelola situs tokokomik.com punya pendapat sendiri tentang Blackest Night. “Cincin hitam punya kekuatan yang cukup menakutkan,” katanya. Menurut dia, saat ini tidak mudah untuk menjawab cincin yang mana yang tidak mudah kalah, mengingat masing-masing warna punya kekuatan dan kelemahan. Tapi, “Saya tetap yakin cincin hijau paling mampu bertahan. Setidaknya pasukan cincin hijau punya veteran-veteran yang lebih siap dibandingkan pasukan yang lain. Bahkan pernah dalam satu cerita sebelum Blackest Night, Hal Jordan memakai dua cincin, hijau dan biru, dan punya kekuatan yang sangat hebat.”

Menurut rencana, miniseri Blackest Night akan berlangsung hingga April 2010. Dampaknya akan dirasakan pada beberapa judul unggulan seperti Superman, Wonder Woman, Teen Titans, Doom Patrol, Batman, Flash, dan lainnya. Akankah para tokoh yang dihidupkan kembali tetap hidup? Atau dikembalikan ke alam kubur? Kita tunggu kejutan apa yang akan dibawa Blackest Night.

Bendis Membawa Siege Untuk Mengakhiri Dark Reign

Siege: Iron Man, Thor dan Captain America

Siege: Iron Man, Thor dan Captain America

Brian Michael Bendis, yang sukses menuliskan serial New Avengers, Secret Invasion dan beberapa serial hebat lainnya akan mengakhiri Dark Reign dengan menghadirkan mini seri Siege yang akan terbit mulai bulan Januari 2010.

Dipicu oleh peristiwa Dark Reign: The List, Norman Osborn dan pasukannya mengejar tempat kediaman Thor, Asgard. Sedangkan Thor saat ini dibuang dari Asgard akibat dari intrik yang dilancarkan oleh Loki dan Thor belum juga bergabung dengan Avengers. Namun, Bendis berjanji untuk mempersatukan kembali 3 tokoh klasik Thor, Iron Man dan Captain America. Dengan banyaknya perselisihan yang telah terakumulasi selama beberapa tahun terakhir, Civil War, World War Hulk dan Secret Invasion, Siege menjadi bacaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak penggemar Marvel.

Olivier Coipel bergabung dengan Bendis untuk mengerjakan proyek Siege yang terdiri dari 4 isu. Coipel selama ini pernah beberapa kali berkolaborasi dengan Bendis di serial yang dikenal dengan House of M, dan beberapa serial New Avengers. Sekarang Coipel membawa Thor dan Asgard masuk ke dalam Marvel Universe yang lebih luas dengan Bendis dibelakang kemudi.